21/05/20

Selagi Syukur Masih Ada


Kalau kurang syukur, rasanya apa saja tidak pernah cukup. Baru aja jadi mahasiswa, pengen buru-buru kerja. Baru aja kerja, pengen cepet nikah. Pas udah nikah, pengen buru-buru punya rumah. Ganti mobil, ambil cicilan ini itu, sampai-sampai harus kewalahan cari pinjaman sana-sini untuk membayar tagihan. Dapet gaji sekian, ngga pernah bisa nabung. Gaji naik, pengeluaran juga bertambah, tabungan tetap nihil, bahkan malah harus pinjam uang ke saudara atau teman dekat. Jangankan berbagi, memenuhi kebutuhan diri sendiri juga masih belum tercukupi.
Standar hidup selalu diarahkan dengan orang-orang di sekitar. Mereka punya ini, kita harus punya juga. Mereka dapat itu, sebisa mungkin kita dapat yang lebih besar kadarnya.
Padahal, di balik itu Allah telah memberikan rezeki jauh lebih luas daripada itu. Ada kemudahan yang tak harus dengan uang, ada kebaikan, ada kesabaran yang diberikan pada kita, ada nikmat-nikmat yang tanpa kita sadari terus diberikan Allah sampai hari ini.
Satu lagi, barangkali sadar atau tidak sadar, kita sedang menempuh perjalanan masing-masing. Ada yang sehat dan bugar, namun meninggal di usia muda. Ada yang hidupnya penuh ujian, namun diberikan berkah umur panjang.
Semoga kita selalu merasa cukup. Semoga kita selalu bersyukur.

-Ikrom Mustofa-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...