03/01/19

"Denganmu Bahagia"

Untuk pernikahan Lisana Shidqin Aliya & Muhammad Salwa Arroid (Al-Hafidz)



Pagi ini kutemukan wajahmu untuk pertama kali
Seraya kubisikkan syukur pada Ilahi
Betapa penantian ialah kekuatan sepenuh hati
Dan hari ini, perjalanan baru segera dimulai
Menjadi sepasang baru, sepasang janji

Dengan lantunan bismillah 
Kuhadapkan wajahku pada binar matamu yang cerah
Kukenakan baju terbaik dengan aroma mawar merekah
Ya Allah
Telah engkau izinkan hambamu ini menikah
Menggenapkan tabah
Bersama seorang baru yang bersamanya beroleh berkah
Menggunungkan ikhtiar, melembahkan pasrah

Masa depan yang kerap kehilangan langkah
Kini bersamamu, aku menemukan semangat
Esok hari yang sering berteman duka-duka
Kini denganmu, kutemukan bahagia

Ya Allah, 
Semoga apa yang kami tempuh
Ialah dua kekuatan yang tak kenal mengeluh


Belanda, Desember 2018
-Ikrom Mustofa-

23/11/18

Indonesiaku: Mimpi dan Harapan untuk Negeriku


Oleh: Ikrom Mustofa

Negeriku,tanah airku, Indonesiaku
Tujuh puluh tiga tahun merdeka ialah ribuan anak muda 
Berbicara di hadapan podium asing ratusan negara
Berlari di latar-latar pertandingan antar bangsa
Curahan ilmu dan pikiran dari berbagai belahan kampus terbaik dunia
Seni dan mahakarya tradisional bertengger pada pentas mancanegara
Untuk satu cita
Indonesia jaya

Negeriku,tanah airku, Indonesiaku
Sembilan Puluh tahun sumpah pemuda ialah jutaan nyawa
Bergandeng tangan bahu membahu
Jiwa raga dalam semangat muda
Satu tanah air kita
Satu bangsa
Satu bahasa

Negeriku,tanah airku, Indonesiaku
Puluhan tahun merdeka ialah gedung-gedung menjulang ke angkasa
Ibu-ibu paruh baya mengayuh sepeda menyambut senja
Kumpulan anak kecil mendekap kitab di dada mereka
Lampion malam berbinar hangat penuh cahaya
Senyuman sahaja, harapan serta asa, mimpi dan cita-cita mulia
Untuk Indonesia damai dan berbudaya

Negeriku, tanah airku, Indonesiaku
Puluhan tahun kebangkitan pemuda ialah satu semangat membara
Jati diri telah sejak lama terpatri dalam hati
Kebanggaan menjadi Anak Bangsa telah tertanam dalam pemikiran
Tanah air Indonesia
Bangsa Indonesia
Bahasa Indonesia

Negeriku,tanah airku, Indonesiaku
Sebab kita semua harus tahu
Asa dan harapan itu masih tetap ada
Untuk kita rajut bersama

Belanda, November 2018


18/10/18

Hujan dan Rindu


Rindu telah menjelma dedaunan; jatuh di depan rumahmu
Rindu telah bersekutu dengan senyuman; cair di pelupuk matamu

Kalau esok malam hujan turun di tempatmu,
Barangkali itu segenap rindu yang kualamatkan padamu.

Untuk segala caci-maki akhir-akhir ini
Kau satu yang masih selalu ada dalam puji



Musim Gugur, Oktober 2018
-Ikrom Mustofa-

15/10/18

Barangkali..


Barangkali kamu adalah laut yang memilih biru
Dan aku ialah angin yang menderu ombak

Barangkali langit adalah doa-doa
Dan kita ialah bumi, rumah segala diksi

Andai kosakata memilih pergi
Tetaplah bersamaku di sini



Belanda, Oktober 2018
Ikrom Mustofa


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...