06/01/20

Bagaimana Jika Bukan Kamu Seorang Istimewa dalam Hidupnya?


Sudah sejauh ini kamu terlalu terbuai dengan sikapnya yang teramat hangat, perhatian, memberimu kesempatan untuk berkeluh-kesah, bahkan setia mendengarkan curhatanmu, apa saja.
Sudah sedekat ini hubunganmu dengannya, walaupun tanpa janji apa-apa, kamu sadar atau tidak sadar sudah terlanjur nyaman dengan semuanya. Maju meminta kejelasan adalah sesuatu yang cukup berat untuk dilakukan, sedangkan mundur dan menepi adalah jelas-jelas menyakiti. Begitu pikirmu hingga titik ini terlalu berkesan untuk dilupakan.
Namun tiba-tiba, dia mengajakmu bercerita tentang seorang yang amat ia kagumi, bahkan ia tak lagi punya alasan untuk tak menaruh hati pada seorang istimewa itu. Dan kamu tahu, bahwa seorang itu sama sekali bukan kamu. Kamu tersenyum, namun hatimu berbeda. Kamu mencoba memberi pandangan baik padanya, namun sungguh kamu hanya sedang menenangkan perasaanmu sendiri.
Semoga kamu mengerti. Bahwa perasaan kerap tak bersahabat. Bahwa ada hati yang harus mengikhlaskan untuk seorang yang tengah memperjuangkan perasaannya sendiri.

-Ikrom Mustofa-

1 komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...